Laman

Kamis, 02 September 2010

DEWI PERSIK INGIN DI NIKAHI DHANI AHMAD

Berita Kerinci Baru saja bergabung dalam manajemen artis Republik Cinta Management (RCM), Dewi Perssik sudah digosipkan dengan bos RCM, vokalis, pencipta lagu, pengaransemen, dan produser musik Ahmad Dhani. Dewi digosipkan ingin dinikahi oleh Dhani. "Mungkin ada yang bilang, 'Wah, Dewi Perssik enggak puas-puas, sekarang masuk menajemen Republik Cinta, jangan-jangan pengin dikawini tuh orang'," kata Dewi menirukan gosip yang didengarnya ketika ditemui di Jakarta, Rabu (26/5/2010). Namun, pemilik nama asli Dewi Muria Agung ini tidak mau ambil pusing dengan gosip yang beredar. "Itu kan pandangan orang karena kami ini janda dan duda," imbuh mantan istri pedangdut Saipul Jamil dan aktor Aldiansyah Taher ini. Pemilik Goyang Gergaji dan pelantun tembang baru "Diam-diam" ini menekankan bahwa alasan utamanya bergabung dengan RCM bukan seperti yang digosipkan orang. "Kenapa saya masuk Republik Cinta? karena saya mungkin bisa nyanyi lagunya Mulan Jameela, The Virgin, Dewa 19, tapi dengan musik rock dangdut," ujarnya

Aw-aw... Dhani Cium Maia Lagi

Berita Kerinci Waktu memang bisa membawa perubahan. Setidaknya itulah yang dialami Maia Estianty dengan Ahmad Dhani, mantan suaminya. Menurut Maia Estianty, sosok Ahmad Dhani sekarang sudah berubah. Setelah perseteruan, sikap keduanya pun berubah total. Keduanya bahkan mesra lagi, lho. Masa iya? Buktinya saat ditemui dalam acara ultah anaknya, Al, di Lebak Bulus, Rabu (1/9/2010) malam, Dhani tampak sempat memberikan ciuman kepada Maia. "Karena Maianya kan udah berubah. Kalau Maianya berubah baik, ya saya berubah baik. Kalau Maia berubah bandel lagi, saya ya bandel lagi," kata Dhani saat ditemui di acara, Rabu malam. Lantas, bagaimana tanggapan Dhani soal ciumannya kepada Maia? "Biasa aja. Ini sesuatu yang biasa aja. Kalau saya, apa aja baik. Mau bersama atau tidak bersama, buat saya baik," tambah Dhani lagi. Dhani juga mengatakan bahwa sejak dulu ia adalah sosok yang lembut. "Saya dari dulu lembut, ya. Selembut-lembutnya saya, ya seperti macanlah. Kalau dielus-elus senang, tapi kalau diganggu ya nyakar," katanya mengakhiri pembicaraan.

China Gila, Macet Sepanjang 120 Km

Berita Kerinci Lebih dari 10.000 truk, terutama yang mengangkut batu bara, tidak bisa bergerak akibat kemacetan lalu lintas sepanjang 120 kilometer di Mongolia Dalam, China. Ini merupakan kekacauan lalu lintas paling dramatis yang pernah terjadi di negara itu. Televisi pemerintah memberitakan, jalan raya menuju Beijing dan provinsi tetangga, Hebei, seperti tempat parkir mobil. Kemacetan mulai terjadi pada Selasa (31/8/2010) setelah pembatasan lalu lintas mulai diberlakukan di Hebei. Menurut laporan itu, sebagian besar kendaraan adalah truk batu bara. Truk-truk tersebut juga memblokir jalan pengumpan yang menuju jalan raya. Namun, jalan yang lebih mendekati Hebei sudah mulai bebas dari kemacetan dan memberikan harapan bagi para sopir untuk bergerak meninggalkan Mongolia Dalam. China merupakan produser penting sekaligus pemakai batu bara. Mongolia Dalam ini telah membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara itu dalam tiga dasawarsa belakangan ini. Daerah tersebut pun memiliki cadangan besar batu bara. Pekan lalu, pihak berwenang pernah mengatasi kemacetan sepanjang 100 km yang berlangsung selama sembilan jam. Kendatipun China mengeluarkan miliaran dollar AS untuk prasarana seperti jalan raya dan jalur kereta api, negara itu masih berusaha untuk memenuhi peningkatan tuntutan ekonomi dan kemacetan lalu lintas, suatu hal yang sudah biasa terjadi.

Jelang Asian Games XVI Menpora Janjikan Rp 400 Juta untuk Emas

Berita Kerinci Kementerian Pemuda dan Olahraga atau Kemenpora menjanjikan bonus senilai Rp 400 juta bagi para atlet peraih medali emas di Asian Games XVI yang berlangsung 12-27 November 2010. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Wafid Muharam, di Jakarta, Kamis (2/9/2010). "Arahan dari Menpora, pemerintah diharapkan akan memberikan Rp 400 juta untuk atlet yang meraih medali emas, Rp 200 juta untuk medali perak, dan Rp 50 juta untuk medali perunggu," kata Wafid. Untuk pelatih, total bonus yang diberikan adalah Rp 100 juta per atlet untuk medali emas, Rp 50 juta per atlet untuk medali perak, dan Rp 30 juta per atlet untuk medali perunggu. Jumlah bonus tersebut mengalami penaikan dua kali lipat dibanding SEA Games XXV di Laos tahun 2009. Kala itu, pemerintah menganggarkan bonus masing-masing sebesar Rp 200 juta untuk medali emas, peraih perak Rp 50 juta, dan peraih medali perunggu Rp 20 juta. Adapun pelatih juga diberikan bonus sebesar Rp 50 juta untuk atletnya yang meraih medali emas, Rp 25 juta untuk peraih perak, dan Rp 15 juta untuk peraih perunggu. Dengan demikian, total keseluruhan dana yang dikeluarkan untuk bonus SEA Games XXV Laos sekitar Rp 17,3 miliar untuk peraihan 43 medali emas, 53 perak, dan 74 perunggu. Dengan penambahan bonus ini, pemerintah otomatis harus menyiapkan dana lebih untuk memenuhi anggaran tersebut. Total kontingen Indonesia sementara yang diberangkatkan ke Guangzhou, China, sampai saat ini bersumber dari 21 cabang olahraga (cabor), yakni atletik, akuatik (loncat indah dan renang), badminton, boling, kano, wushu, catur, sepeda, dragonboat, fancing, karate, rowing, sailing, taekwondo, tenis, voli pantai, gulat, angkat besi, dan panahan. Lima cabor lainnya, yaitu biliar, tinju, menembak, voli indoor, dan softball putri, sampai saat ini masih diusulkan oleh KOI dan Dewan Pelakasana PRIMA kepada Kemenpora sambil menunggu keputusan Official Comitee Asian Games XVI.