Laman

Sabtu, 30 Oktober 2010

MERIAM TERBESAR DI DUNIA (GUSTAV-DEWA NYA MERIAM)

Berita Kerinci Ide untuk membuat meriam Super Dahyat ini berawal dari ide Hitler yang menginginkan bombardement dahsyat, yang di tujukan untuk menghantam pasukan perancis di Benteng Maginot pada Perang Dunia Kedua pada tahun 1942. Pembuatannya sendiri telah dimulai oleh Krupp Industries sejak tahun 1937 dan selesai pada tahun 1942, Ironisnya pada tahun 1942 pasukan Jerman telah jauh melewati Benteng Maginot, Target yang seharusnya jadi Mainan Gustav. Laras meriam Gustav baru menyalak ganas ketika AD Jerman ke 11, berupaya melumat baterai meriam pertahanan benteng pangkalan AL Soviet Sevastopol, 5 Juni 1942,Benteng ini sangat tebal, dan merupakan Benteng soviet yang paling diperhitungkan, peluru seberat 7 ton ditembakkan, dan hanya dengan 8 peluru sejenis, Sevastopol dapat dibungkam.... Rampung melahap Sevostopol , kini giliran benteng Molotov yang jatuh, dan diperlukan 7 kali tembakan untuk menghancurkannya Meriam Super besar ini butuh ekstra kerja keras untuk merakitnya, pasukan pendukungnya membutuhkan dua derek berkapasitas 110 ton plus waktu pengerjaan perakitan selama satu setengah bulan agar meriam siap operasional, total dibutuhkan 1500 orang untuk mengerjakan perakitannya. Gustav sendiri berada langsung dibawah perintah Jenderal Manstein dan Hitler pribadi, 500 orang diperlukan untuk mengoperasikan Gustav, dari penyuplaian peluru, memasukkan, hingga penembakkan , dapat dibayangkan bagaimana rumit dan kompleksnya meriam ini. Untuk mendukung mobilitasnya sendiri Gustav mengadopsi 2 pasang rel, seperti kereta. Nama dari Gustav sendiri akhirnya hilang bagai ditelan bumi pada tahun 1945, saat Jerman kalah perang dengan Sekutu, pasukan amerika hanya bisa memergoki sebagian onderdil dan bagian dalam proyektilnya. Itulah hikayat sang dewa meriam buatan bangsa Arya. (perbandingannya ukurannya gan, dengan tank terbesar Maus, disini Gustav diubah menjadi landkreuzer p.1500 (tank-prototype) ) Spesifikasi : Kaliber : 800mm, bobot peluru, High explosive (HE) 4,8 ton, Peluru anti beton (HE) 7 ton Dimensi : Panjang 42, 976 m. panjang laras 32,48m, bobot 1350 ton Kemampuan: Sudut tembak 65 derajat, Jrk tembak, 45 Km ;anti beton 38 Km Kecepatan peluru : 820m/detik Buatan : Krupp Industries, Jerman 1942

Tidak ada komentar:

Posting Komentar