Laman

Jumat, 31 Desember 2010

Untuk Kab. Kerinci Politik itu kotor dan jahat itulah kesan saya.

BERITA KERINCI

BERITA USANG NAMUN SEJUK UNTUK DI BACA ULANG:

Hari ini saya mendapat email dari pak Syamsul Bahri yang memuat klarifikasi pak Mairizal Meirad atas pemberitaan beliau di blog komunitas kerinci sbb:

Assww , astaqfirullahhal adzim,

Seusai sholat subuh pagi ini saya dikagetkan dengan email dari Add Syamsul Bahri yang meneruskan berita di Blog Komunitas Kerinci Membangun antara laian melibatkan nama saya Mairizal Meirad sebagai pahlawan kesiangan yang dikatakan sudah memproklamirkan diri/membuat pernyataan untuk mencalonkan diri sebagai Walikota Sungai Penuh.

Saya amat heran, tersenyum bercampur sedih lho kok ada berita demikian ? darimana sumbernya dan kapan itu disampaikan ? kok sampai hati membuat berita yang tanpa dasar itu !!!

Saat ini kita dalam suasana bulan suci Ramadhan, saat kita beribadah seyogianya kita tidak banyak membuat hal-hal yang dapat merusak nilai-nilai ibadah kita, amat disayangkan bulan ini tercoreng atau cacat karena hal-hal sepele karena politik yang kotor karena ketakutan dan sebagainya.

Maaf,saya harus mengatakan “Demi Alloh saya bersumpah”, saya tidak pernah berminat apalagi memproklamirkan diri untuk maju dalam pencalonan Walikota Sungai Penuh.

Saya akui memang sebagaimana halnya waktu majunya saya dalam Pilkada Kab. Kerinci dusun saya Pondok Tinggi dan beberapa tokoh masyarakat di Legislatif, Eksekutif, Tokoh Agama , Pemuda menemui dan meminta saya siap untuk dicalonkan sebagai Walikota Sungai Penuh mendatang.

Terhadap aspirasi itu saya jawab dengan tegas !!!:

bahwa pengalaman saya waktu terpaksa dan harus maju guna memenuhi keinginan yang sama dalam Pilkada Kab.Kerinci merupakan pengalaman yang tidak mungkin terulang lagi. Untuk Kab. Kerinci Politik itu kotor dan jahat itulah kesan saya.

Maaf, saya terpaksa harus mengulangi lagi peryataan2 saya sebelum Pilkada Kab. Kerinci bahwa ditanya hati kecil saya dengan berbagai pertimbangan (silakan buka koran2 yang lama) saya tidak berminat untuk menjadi Bupati Kerinci, tapi majunya saya hanya ingin mengakomodasi aspirasi masyarakat dan ingin menunjukkan kepedulian saya kepada Kerinci tercinta. Nah…walaupun saya sudah siap dengan program, siap dengan dana, dalam kenyataanya saya tidak mendapat perahu untuk maju, kegagalan saya untuk mendapat perahu karena ulah oknum politik juga.

Saya ucapkan “Alhamdulillah, Alloh masih menyanyangi saya, Alloh masih memberi saya yang terbaik “.

Nah apalagi untuk Walikota Sungai Penuh, atau ada juga yang menawarakan untuk BH 2 di Jambi, lebih awal saya katakan : ” saya tidak akan tergiur dan tidak akan mau ikut dengan kegiatan-kegiatan yang demikian, lebih baik saya fokus kepada kegiatan-kegiatan yang masih ada di Jakarta , tidak memerlukan banyak energy dan pikiran yang berat sambil ibadah. Saya amat menikmati hidup saya yang sekarang tanpa beban, tidak ada lagi yang harus saya cari dan kehidupan saya masih dalam batas wajar”

Jadi kepada Bapak/Saudaraku sekampung halaman khususnya penulis berita dalam Blog Kerinci membangun tolong dicatat dan ingatkan bahwa :

Untuk kedepan Mairizal Meirad tidak berminat dan tidak pernah bermimpi untuk terjun dalam politik, andaikan saya mau banyak juga tawaran di Jakarta beberapa Parpol baru untuk duduk di DPP dan sebagai Caleg jawaban saya cuman satu ” Sekarang enak-enak, Kok mau repot2, saya maunya kegiatan yang bernilai ibadah untuk hari tua, hidup tidak selamanya, jika nafsu duniawi yang diikuti tidak akan habis-habisnya, makanya kita lihat jika seseorang sudah cenderung mengutamakan nafsu duniawinya bisa lupa daratan dan menghalalkan secara cara bahkan bisa lupa sanak saudara, handai toulan da teman atau sahabat .

Membangun Kerinci tidak harus jadi Pimpinan di Kerinci, sumbangsih ke Kerinci bisa dalam bentuk lain.

Saya sengaja kirim juga Sanggahan ini ke Kerinci-net Groups dimana saya sebagai salah seorang member untuk dapat diketahui karena saya sangat faham bahwa Rekan2, anak2 ponakan dan Saudara2 di Kerinci-net sebagian besar amat mengerti prinsip saya.

Akhirnyanya jika ada kata/kalimat saya yang salah mohon dimaafkan agar ibadah puasa kita tidak terganggu nilainya dengan email ini.

Wassalam

H. MAIRIZAL MEIRAD DEPATI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar